Pada sistem operasi Linux maupun Unix ada tiga konsep yang berkaitan dengan Graphical User Interface (GUI). Ketiga konsep tersebut adalah X Window System, Window Manager dan Desktop Environment.
Seperti halnya Unix dan MS DOS, Linux adalah sistem operasi yang berbasis teks. Namun demikian kita bisa menjalankan GUI di atas sistem operasi Linux tersebut. X-Window memungkinkan kita untuk menjalankan aplikasi berbasis grafis di Linux.
X Window System atau X11 adalah fasilitas graphical user interface pada UNIX, termasuk juga Linux, yang memiliki sifat transparan terhadap jaringan. X-Window ini pada awalnya dikembangkan oleh Massachusetts Institute of Technology, dan dikeluarkan pertama kali pada tahun 1984.
Prinsip kerja X Window System menggunakan model komunikasi client-server. Dalam terminologi client-server ini, terminal user berperan sebagai "server", sedangkan program aplikasi berperan sebagai "client".
Komunikasi antara program "server" dan "client" bersifat transparan terhadap jaringan. Artinya kedua program tersebut bisa berada dalam satu mesin komputer namun bisa juga terpisah dalam suatu jaringan.
X Server adalah program yang bertugas untuk menangani cara menggambar window pada berbagai jenis hardware display. Program ini juga bertugas menangani input pengguna yang berasal dari pointing device (misalnya mouse) dan keybord
X Client adalah program aplikasi yang berjalan di atas X Server untuk melakukan tugas tertentu, misalnya OpenOffice, GIMP, dan sebagainya. Program-program ini tidak perlu tahu detail bagaimana menggambar sebuah garis di atas layar, tetapi hanya meminta X Server untuk melakukannya.
Oleh karena itulah pembuat program X Client tidak harus dipusingkan dengan detail pengaksesan hardware, dan pembuat program X Server tidak perlu menangani detail suatu aplikasi.
Jika Anda menggunakan X Window pada satu komputer maka konsep client-server ini tidak akan Anda rasakan. Lain halnya jika Anda berada dalam suatu jaringan komputer, maka program X Client tidak harus berada pada komputer Anda, melainkan dapat berada di komputer lain.
Window Manager adalah program X Client yang berfungsi untuk mengatur tampilan window aplikasi berbasis GUI, yang meliputi penempatan, bingkai, dan dekorasi. Contoh Window Manager yang populer yaitu Enlightenment yang dipakai di GNOME.
Istilah Desktop Environment mengacu kepada konsep Graphical User Interface (GUI). Desktop Environment ini menyediakan fitur-fitur seperti icons, windows, toolbar, folder, wallpaper serta kemampuan drag and drop.
Desktop Environment pada umumnya terdiri dari sebuah Window Manager, File Manager, sejumlah themes, dan program-program untuk mengatur desktop. Ada dua Desktop Environment yang sangat populer, yaitu KDE dan GNOME.
Artikel menarik lainnya...
Friday, September 21, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment